cara merawat bunga anggrek yang baik dengan mudah dan praktis

5 Cara Merawat Bunga Anggrek yang Baik dengan Mudah dan Praktis 

Bunga anggrek adalah salah satu jenis tanaman hias yang banyak disukai oleh orang-orang. Bunga anggrek memiliki bentuk, warna, dan aroma yang indah dan menarik. Selain itu juga dapat tumbuh di berbagai iklim dan kondisi tanah, asalkan mendapat perawatan yang tepat. Namun, banyak orang yang mengira bahwa cara merawat bunga anggrek itu sulit dan ribet.

Padahal, sebenarnya ada beberapa cara sederhana yang dapat Anda lakukan untuk menjaga keindahan dan kesehatan bunga anggrek Anda. Berikut adalah 5 cara merawat bunga anggrek yang baik dengan mudah dan praktis

1. Pastikan anggrek mendapat cahaya cukup 

Cahaya adalah salah satu faktor penting yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan bunga anggrek. Bunga anggrek membutuhkan cahaya yang cukup, tetapi tidak terlalu terik. Cahaya yang terlalu terik dapat menyebabkan daun dan bunga anggrek menjadi layu, kering, atau bahkan terbakar.

Untuk itu, Anda harus menempatkan bunga anggrek di tempat yang mendapat cahaya alami, tetapi tidak langsung terkena sinar matahari. Tempatkan bunga anggrek Anda di dekat jendela, balkon, atau teras yang teduh. Gunakan tirai atau kain tipis untuk menyaring cahaya yang masuk.

Pastikan bahwa bunga anggrek mendapat cahaya selama 6-8 jam per hari. Anda dapat memindahkan bunga anggrek sesuai dengan arah cahaya yang berubah sepanjang hari. Gunakan juga lampu tumbuh atau lampu LED jika cahaya alami tidak mencukupi.

2. Meletakkan wadah air atau menggunakan pelembab udara

Bunga anggrek berasal dari daerah tropis yang memiliki kelembaban udara yang tinggi. Bunga anggrek membutuhkan kelembaban udara sekitar 50-70% untuk tumbuh dengan baik. Kelembaban udara yang rendah dapat menyebabkan bunga anggrek menjadi kering, layu, atau berkurang aromanya.

Untuk itu, Anda harus menjaga kelembaban udara di sekitar bunga anggrek. Letakkan wadah air di dekat bunga anggrek Anda, seperti piring, nampan, atau baki yang berisi air. Tambahkan juga kerikil, pasir, atau lumut ke dalam wadah air untuk meningkatkan kelembaban.

Anda juga dapat menggunakan pelembab udara atau humidifier untuk menjaga kelembaban udara di ruangan. Atur pelembab udara sesuai dengan kebutuhan bunga anggrek. Bersihkan pelembab udara secara rutin untuk mencegah pertumbuhan jamur atau bakteri.

Yang mungkin anda sukai: Toko Bunga Bekasi Terdekat – Delovery Florist Bekasi

3. Siram anggrek dengan air secara berkala

Air adalah salah satu unsur vital yang dibutuhkan oleh bunga anggrek untuk hidup. Bunga anggrek membutuhkan air yang cukup, tetapi tidak berlebihan. Air yang berlebihan dapat menyebabkan akar bunga anggrek menjadi busuk, berjamur, atau mati.

Untuk itu, Anda harus menyiram bunga anggrek dengan air secara berkala, tetapi tidak terlalu sering. Siram bunga anggrek sekali atau dua kali seminggu, tergantung pada jenis, ukuran, dan media tanam bunga anggrek. Anda harus menyiram bunga anggrek Anda sampai air keluar dari lubang drainase pot.

Gunakan air yang bersih, segar, dan tidak mengandung klorin atau garam. Anda dapat menggunakan air hujan, air sumur, atau air suling untuk menyiram bunga anggrek. Hindari menggunakan air yang terlalu dingin atau terlalu panas untuk menyiram bunga anggrek.

4. Berikan pupuk khusus anggrek dengan nutrisi cukup

Pupuk adalah salah satu cara untuk memberikan nutrisi tambahan kepada bunga anggrek Anda. Bunga anggrek membutuhkan nutrisi yang cukup, terutama nitrogen, fosfor, dan kalium. Nutrisi ini dapat membantu bunga anggrek Anda tumbuh lebih sehat, kuat, dan berbunga lebih lebat.

Untuk itu, Anda harus memberikan pupuk khusus anggrek dengan nutrisi cukup kepada bunga anggrek Anda. Gunakan pupuk cair, pupuk granul, atau pupuk batang yang diformulasikan khusus untuk bunga anggrek. Ikuti petunjuk penggunaan pupuk yang tertera pada kemasan.

Berikan pupuk kepada bunga anggrek secara teratur, tetapi tidak terlalu sering. Anda dapat memberikan pupuk kepada bunga anggrek sekali atau dua kali sebulan, tergantung pada kondisi bunga anggrek Anda. Berikan pupuk kepada bunga anggrek setelah menyiramnya dengan air.

5. Pastikan pot memiliki lubang drainase baik

Pot adalah salah satu alat yang digunakan untuk menanam bunga anggrek. Pot harus memiliki ukuran, bentuk, dan bahan yang sesuai dengan kebutuhan bunga anggrek Anda. Selain itu, pot juga harus memiliki lubang drainase yang baik untuk mengeluarkan kelebihan air dari media tanam.

Untuk itu, Anda harus memastikan bahwa pot yang Anda gunakan untuk menanam bunga anggrek Anda memiliki lubang drainase yang baik. Gunakan pot yang terbuat dari plastik, tanah liat, kayu, atau keramik yang memiliki lubang drainase di bagian bawah. Anda juga dapat membuat lubang drainase sendiri dengan menggunakan bor atau pisau.

Pilih pot yang sesuai dengan ukuran bunga anggrek. Berikan ruang yang cukup untuk pertumbuhan akar bunga anggrek. Selain itu, anda juga harus memilih pot yang sesuai dengan media tanam bunga anggrek Anda. Anda dapat menggunakan media tanam yang terbuat dari serbuk kayu, arang, sekam, atau lumut.

Baca Juga: Manfaat Menanam Bunga Rumah dan Tips Cara Budidaya (floristjakarta.com)

Itulah 5 cara merawat bunga anggrek yang baik dengan mudah dan praktis. Dengan melakukan cara-cara tersebut, Anda dapat menjaga keindahan dan kesehatan bunga anggrek Anda. Bunga anggrek Anda akan tumbuh lebih subur, berwarna-warni, dan harum.

Leave a Reply